Gading Serpong Jadi Kawasan Elit Properti dalam 10 Tahun, Bagaimana Prospeknya Kini?

Kembali ke Beranda

Gading Serpong Jadi Kawasan Elit Properti dalam 10 Tahun, Bagaimana Prospeknya Kini?

East2West Property News - Proyek infrastruktur memberikan beragam manfaat bagi perkembangan berbagai kawasan baik dari sisi kemudahan aksesibilitas maupun kehadiran berbagai fasilitas kota baru. Kawasan penyangga Jakarta misalnya, tidak lagi menjadi area pendukung tapi telah menjadi kota mandiri yang saling menunjang dan melengkapi untuk kawasan besar Jabodetabek.
Perkembangan seperti itu yang terjadi di koridor barat khususnya Kota Gading Serpong yang saat ini menjelma bukan hanya sebagai area residensial tapi juga bisnis, lifestyle, dan lainnya hingga menjadi new economic hub. Selama 10 tahun terakhir wilayah ini mengalami pertumbuhan pesat melalui hadirnya berbagai fasilitas kota mulai dari mal, komersial, hospital, hotel, sekolah, universitas ternama, dan sebagainya.

Perkembangan ini sejalan dengan pertumbuhan populasi kawasannya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang mencapai 3.352.472 jiwa dengan rentang usia produktif (20-34 tahun) mencapai lebih dari 35 persen. Di sisi lain, kepadatan penduduk Kabupaten Tangerang berkisar 3.500 orang per km2, jauh lebih rendah dibandingkan tetangganya Kota Tangerang maupun Tangerang Selatan.

Situasi ini yang menjadi salah satu pendorong perkembangan kawasan kota khususnya di Gading Serpong. Menurut Director of Strategic Consulting Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo, perkembangan kawasan pesat seperti ini telah mendorong peningkatan segmen produk properti hunian kalangan high-end dan segmen menengah.

"Kontribusi untuk segmen high-end mencapai 34,3 persen sementara untuk segmen menengah 27,3 persen. Ini yang membuat kalangan pengembang optimis menghadirkan produk-produk kelas atas karena pasarnya memang telah berkembang ke arah itu seiring daya beli yang semakin kuat," ujarnya.

Data ini sejalan dengan flash report yang dirilis Rumah123 untuk periode semester kedua 2023. Permintaan hunian pada periode tersebut mencatatkan Tangerang sebagai wilayah terpopuler (15,1 persen) diikuti Jakarta Barat (11,3 persen) dan Jakarta Selatan (9,7 persen) dari total listing enquiries di seluruh Indonesia.

Akhirnya, mengulas perkembangan Kota Gading Serpong tidak bisa dilepaskan dari aktivitas Paramount Land yang mengembangkan kawasan ini sejak tiga dekade lalu. Berbagai produk properti telah dihadirkan seperti residensial, komersial, fasilitas gaya hidup, dan lainnya untuk merespons kebutuhan maupun tren yang berkembang sesuai masanya.

"Semua yang kami hadirkan di Kota Gading Serpong berdasarkan survei dan riset pasar yang kuat untuk memastikan produk itu memang dibutuhkan. Salah satu riset untuk peluang usaha menunjukkan dari awal tahun hingga bulan September 2023 terdapat peningkatan ruko aktif hingga 40,91 persen, di mana sepanjang bulan Agustus hingga Oktober 2023 ada lebih dari 300 bisnis yang melakukan soft/grand opening di Kota Gading Serpong. Hal ini menjadi penanda bahwa tingkat okupansi bisnis di Gading Serpong sangat tinggi dan masih terus meningkat khususnya untuk periode 10 tahun terakhir," beber M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land.

Semuanya tidak terlepas dari pengembangan yang dilakukan secara terintegrasi, holistik, dan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar melalui serangkaian riset. Integrasi juga termasuk perkembangan masyarakat melalui hadirnya beragam komunitas dan membuat area ini menjadi kota yang sangat hidup dan didukung dengan kemudahan aksesibilitas baik dari JORR, tol Serpong-Balaraja, Jakarta-Merak, dan lainnya.

Kondisi ini juga menguntungkan segmen produk komersial yang dipasarkan di Kota Gading Serpong. Dengan menjamurnya tren food review, Kota Gading Serpong menjadi salah satu destinasi food reviewer karena beragamnya destinasi kuliner yang dikembangkan oleh kalangan muda. Di area komersial Manhattan District, salah satu produk unggulannya yaitu Hampton Square yang akan beroperasi pada akhir tahun 2024. Hadir dengan Open Concept Lifestyle Mall, fitur, dan anchor tenant sebagai daya tarik utama (crowd puller) bisnis di kawasan tersebut.

Mengutip www.paramount-land.com, kawasan Manhattan District merupakan spot area bisnis yang dikembangkan di atas lahan seluas 22 ha dengan konsep multi-experiences mulai fashion, hobi, kuliner, hingga entertainment yang mengintegrasikan ruang indoor dan outdoor sesuai kebutuhan masyarakat kini. Lokasinya bisa diakses dari dua jalan utama yaitu Boulevard Gading Serpong (perbatasan BSD-Gading Serpong) dan Jalan Jenderal Gatot Subroto.

"Hampton Square menjadi salah satu rangkaian produk yang sukses kami luncurkan sebelumnya. Beberapa konsep barunya antara lain suasana promenade deretan alfresco, community space green urban plaza untuk menjadi meeting point, event space, hingga public entertainment yang menjadi daya tarik kuat kawasannya. Produk terbaru yang diperkenalkan di awal 2024 yaitu 'The Hudson' @ Manhattan District, area komersial berkonsep Shopping Arcade yang diperuntukkan bagi beragam usaha," imbuh Nawawi.

Sumber: Detik.com

Dapatkan Informasi Terbaru